Pusdiklat Nuansa Diresmikan, Ikhtiar BMT NU Jatim Cetak Kader Unggul dan Amanah

Admin
08 September 2026
407 x dilihat


Sumenep – Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan organisasi dan meningkatnya jumlah pengelola, KSPP Syariah BMT Nuansa Umat Jawa Timur meresmikan Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Nuansa, Selasa (8/9/2026).


Peresmian tersebut dihadiri jajaran Pengurus, Pengawas, Direktur dan Divisi BMT NU Jawa Timur, serta Pengurus Kopsyah Nusa Umat. Kehadiran gedung tersebut menjadi langkah strategis BMT NU Jatim dalam memperkuat pembinaan dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara lebih terarah, konsisten, dan berkesinambungan.


Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Ashr dan Al-Insyirah yang dipimpin oleh Pengawas Pusat BMT NU Jatim, Kiai Darwis. Suasana semakin khidmat dengan dilanjutkan pembacaan Shalawat Nariyah sebanyak 13 kali yang dipimpin oleh Dewan Syariah BMT NU Jatim, Kiai Syahid Munawar.


Setelah rangkaian doa dan shalawat, acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Gedung Pusdiklat Nuansa oleh Direktur Utama BMT NU Jawa Timur, H. Masyudi Kanzillah. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita secara simbolis sebagai tanda resmi dibukanya fasilitas tersebut.


Direktur Utama BMT NU Jawa Timur, H. Masyudi Kanzillah, mengatakan hadirnya Gedung Pusdiklat Nuansa merupakan sebuah kebutuhan seiring dengan semakin berkembangnya BMT NU Jawa Timur.


“Seiring dengan perkembangan BMT NU, saat ini jumlah pengelola sudah mencapai 1.201 orang. Maka sudah saatnya kita memiliki gedung pusdiklat yang representatif,” ujarnya.


Menurutnya, peningkatan kualitas SDM merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan dan kemajuan BMT NU Jatim. Para pengelola dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.


“Harapannya pendidikan dan pelatihan bisa dilakukan secara lebih konsisten dan berkesinambungan. Skill para pengelola BMT NU harus terus di-upgrade sesuai dengan perkembangan zaman,” jelasnya.


Gedung Pusdiklat Nuansa nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat pendidikan dan pelatihan internal. Berbagai kegiatan yang bernuansa edukasi seperti workshop, seminar, dan kegiatan pengembangan kapasitas lainnya juga dapat dilaksanakan di tempat tersebut.


Dari sisi fasilitas, Pusdiklat Nuansa dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi peserta. Gedung tersebut memiliki aula yang mampu menampung lebih dari 100 orang dan terintegrasi dengan kamar-kamar yang dapat digunakan untuk menampung sekitar 100 peserta.


Selain fasilitas yang memadai, suasana lingkungan yang berada di tengah pemandangan persawahan juga menjadi salah satu keunggulan Pusdiklat Nuansa. Kondisi tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang nyaman sehingga peserta dapat lebih fokus selama mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan.


Menariknya, keberadaan Pusdiklat Nuansa juga tidak hanya diperuntukkan bagi internal BMT NU Jatim. Menurut H. Masyudi Kanzillah, fasilitas tersebut terbuka bagi organisasi maupun lembaga pendidikan yang ingin menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan.


“Pusdiklat ini juga dibuka untuk organisasi dan lembaga pendidikan yang ingin mengadakan kegiatan diklat. Bahkan kami gratiskan untuk sewa gedung aula dan asramanya,” ungkapnya.


Lebih jauh, H. Masyudi menegaskan bahwa pembangunan Pusdiklat Nuansa memiliki kaitan erat dengan salah satu misi BMT NU Jatim, yakni menyiapkan kader yang memiliki integritas dan produktivitas dalam mengembangkan ekonomi masyarakat.


“Pusdiklat ini muaranya adalah terwujudnya misi BMT NU, yaitu menyiapkan kader yang memiliki integritas dan produktivitas dalam mengembangkan ekonomi masyarakat,” katanya.


Beliau berharap, Gedung Pusdiklat Nuansa tidak sekadar menjadi fasilitas pendidikan, tetapi benar-benar menjadi pusat pembinaan SDM yang mampu melahirkan generasi pengelola yang handal dan profesional.



“Hadirnya gedung diklat ini diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan SDM yang handal dan profesional, memperkuat tata kelola ekonomi umat, serta melahirkan kader-kader BMT NU dan Nahdlatul Ulama yang jujur, berintegritas, setia dan amanah,” tuturnya.


Dengan diresmikannya Gedung Pusdiklat Nuansa, BMT NU Jawa Timur berharap proses peningkatan kapasitas pengelola dapat berjalan semakin optimal. Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak SDM berkualitas sekaligus memperkuat kontribusi BMT NU dalam pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.


“Semoga fasilitas baru ini membawa keberkahan dan kemajuan bagi BMT NU serta masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.


Bagikan:

Berita Lainnya