Perjalanan Suci Dimulai, BMT NU Berangkatkan 41 Jamaah Umrah Paket 20 Hari

Sumenep — KSPP Syariah BMT Nuansa Umat kembali memberangkatkan jamaah umrah melalui PT. Nuansa Umat Travelindo. Pemberangkatan dilaksanakan di halaman Graha NUansa Gapura pada Senin (26/1/2026). Sebanyak 41 jamaah diberangkatkan dalam program umrah paket 20 hari.
Prosesi pemberangkatan diawali dengan pembacaan talbiyah yang dituntun langsung oleh Direktur Utama PT. Nuansa Umat Travelindo, Faiz.
Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa talbiyah bukan sekadar bacaan pembuka, melainkan kalimat suci yang akan terus mengiringi perjalanan ibadah para jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
“Awali niat suci ini dengan talbiyah. Kalimat ini hendaknya terus dilantunkan dan dihayati sepanjang perjalanan ibadah umrah,” ungkapnya.
Faiz juga menyampaikan bahwa selama berada di Madinah selama sembilan hari, jamaah diimbau untuk melaksanakan shalat arbain secara sempurna. Ia menjelaskan bahwa shalat arbain memiliki keutamaan besar, salah satunya perlindungan dari api neraka bagi mereka yang mampu menunaikannya dengan istiqamah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa para jamaah umrah merupakan tamu-tamu Allah yang terpilih. Oleh karena itu, para jamaah diminta untuk senantiasa menjaga niat, menata hati, serta memperkuat kesabaran dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Jangan lupa pula untuk mendoakan teman, kerabat, dan keluarga agar suatu saat juga diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk melaksanakan ibadah umrah,” pesannya.
Hingga saat ini, BMT NU tercatat telah memberangkatkan sebanyak 1.550 jamaah umrah bersama PT. Nuansa Umat Travelindo. Program pemberangkatan umrah BMT NU sendiri rutin dilaksanakan sebanyak dua hingga empat kali setiap bulan.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa sejak didirikan pada tahun 2004, aset BMT NU telah berkembang pesat dan kini mencapai sekitar Rp1,4 triliun. Capaian ini menjadi bukti kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap BMT NU.

Menutup sambutannya, Faiz berpesan agar para jamaah senantiasa menjaga sikap dan ucapan selama berada di Tanah Suci sebagai tamu Allah.
Ia juga menitipkan salam kepada Rasulullah SAW serta memohon doa agar Nahdlatul Ulama, Negara Republik Indonesia, dan BMT NU senantiasa diberi keberkahan dan tetap eksis dalam melayani umat dan masyarakat luas.