BMT NU Jadi Mitra Pengembangan Usaha, Bengkel Imron Tumbuh Pesat

Admin
08 June 2026
163 x dilihat


Jember – Kesuksesan usaha tidak datang secara instan. Dibutuhkan kerja keras, ketekunan, dan pengelolaan keuangan yang baik agar usaha dapat terus berkembang. Hal inilah yang dirasakan oleh Ahmad Imron Sayadi (40), warga Plalangan RT 02/RW 02, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.


Pria yang sehari-hari menjalankan usaha bengkel sepeda motor ini merupakan anggota di BMT Nuansa Umat Jawa Timur Cabang Ajung. Berawal dari kebiasaan menyisihkan sebagian hasil usaha setiap hari untuk ditabung, Imron kini mampu mengembangkan usahanya hingga memiliki tiga orang karyawan.


Sebelum bergabung dengan BMT NU, Imron mengaku sering mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan usaha. Tidak jarang modal usaha tercampur dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sehingga perkembangan usahanya berjalan lambat.


“Awalnya saya bingung mengatur keuangan. Kadang uang modal bengkel terpakai untuk kebutuhan sehari-hari. Setelah menabung di BMT NU dengan layanan antar jemput tabungan setiap hari, saya menjadi lebih disiplin dalam mengelola keuangan,” ungkapnya.


Kebiasaan menabung yang dilakukan secara rutin akhirnya memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya. Seiring meningkatnya kebutuhan usaha, Imron kemudian memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari BMT NU Cabang Ajung untuk membeli perlengkapan bengkel serta menambah tenaga kerja.


Berkat tambahan modal usaha tersebut, bengkel yang dikelolanya terus berkembang. Saat ini usahanya telah memiliki tiga orang karyawan dan setiap hari ramai didatangi pelanggan.


“Semenjak saya menabung di BMT NU Cabang Ajung, saya tidak bingung lagi mengatur keuangan. Ketika membutuhkan modal untuk membeli perlengkapan bengkel, Alhamdulillah BMT NU memberikan pembiayaan yang sangat berdampak terhadap perkembangan usaha saya. Saat ini pelanggan datang setiap hari bahkan terkadang sampai kewalahan melayani,” tuturnya.


Kepala BMT NU Cabang Ajung, Rendi Maulana Firdaus turut mengapresiasi kegigihan Imron dalam membangun usahanya. Menurutnya, Imron merupakan contoh anggota yang memulai langkah besar dari kebiasaan kecil, yaitu menabung secara rutin dan istiqamah.


“Alhamdulillah, Imron merupakan salah satu contoh anggota yang berawal dari istiqamah menabung setiap hari. Berkat kegigihan dan kerja kerasnya, usahanya semakin maju. Tidak hanya menabung, beliau juga memanfaatkan pembiayaan usaha untuk membesarkan bengkel hingga saat ini memiliki banyak pelanggan. Ini menjadi bukti bahwa kehadiran BMT NU mampu memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha,” jelasnya.


Selain mengembangkan usaha, Imron juga mulai memikirkan investasi masa depan. Saat ini ia mengikuti program Cinta (Cicilan Investasi) Emas di BMT NU yang masih dalam proses angsuran.


Di akhir testimoninya, Imron menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan BMT NU Cabang Ajung, khususnya layanan antar jemput tabungan yang dinilainya sangat membantu para anggota.


“Saya sangat puas dengan pelayanan antar jemput tabungan yang diberikan BMT NU. Harapan saya, pelayanan seperti ini terus dipertahankan agar dapat dirasakan oleh seluruh anggota. Bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha, langsung saja ke BMT NU karena keberkahan para kiai dan ulama juga ada di BMT NU,” pungkasnya.


Kisah Ahmad Imron Sayadi menjadi bukti bahwa kebiasaan menabung, pengelolaan keuangan yang disiplin, serta dukungan pembiayaan yang tepat dapat menjadi jalan menuju usaha yang lebih maju, mandiri, dan berkah bersama BMT NU Jawa Timur.


Bagikan:

Berita Lainnya