Perjalanan Safaruddin Bersama BMT NU dari Motor Keliling hingga Miliki Dua Toko Roxyden

Admin
24 August 2026
282 x dilihat


Situbondo – Kesuksesan tidak hadir secara instan. Di balik keberhasilan, selalu ada proses panjang yang diwarnai kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, serta keberanian untuk terus melangkah. Hal tersebut tergambar dalam perjalanan Safaruddin, pemuda asal Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, yang berhasil mengembangkan usaha dari berjualan menggunakan sepeda motor hingga kini memiliki dua toko dengan nama Roxyden.


Perjalanan usaha Safaruddin dimulai pada 2012. Dengan modal sebuah sepeda motor, ia berkeliling menjajakan berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian, topi hingga aneka perlengkapan lainnya. Ia menyusuri berbagai pelosok desa, bahkan memperluas wilayah pemasaran hingga Banyuwangi.


Panas matahari, debu jalanan dan jauhnya perjalanan tidak menyurutkan semangatnya. Setiap hari dijalani dengan tekad untuk mendapatkan penghasilan sekaligus membangun usaha yang lebih baik di masa depan.


Ketekunan tersebut perlahan membuahkan hasil. Seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan, pada 2015 Safaruddin memberanikan diri mengubah pola usahanya. Ia mendirikan sebuah lapak sederhana di rumahnya yang berada di Desa Ketowan.


Dari lapak sederhana itulah usaha Safaruddin mulai berkembang. Pelanggan yang semakin bertambah membuatnya terus berupaya meningkatkan kualitas usaha dan memperluas produk yang ditawarkan.


Dalam perjalanan mengembangkan bisnis, Safaruddin menyadari bahwa pengelolaan keuangan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan dan memperbesar usahanya. Karena itu, sejak 2021 ia mulai bermitra dan rutin menabung di KSPP Syariah BMT Nuansa Umat Cabang Arjasa.


Kedisiplinannya dalam mengelola keuangan serta konsistensinya dalam menabung menjadi bagian dari perjalanan Safaruddin dalam mengembangkan bisnis. Kemitraan dengan BMT NU Cabang Arjasa turut menjadi salah satu ikhtiar yang mendukungnya dalam mewujudkan target usaha.


Kini, perjuangan panjang tersebut telah menunjukkan hasil. Lapak sederhana yang dahulu menjadi tempat Safaruddin memulai usaha telah berkembang menjadi dua toko Roxyden.


Roxyden kini menyediakan beragam kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan sandang. Produk yang tersedia cukup beragam, mulai dari pakaian anak-anak hingga dewasa, aneka perlengkapan rumah tangga, hingga produk kosmetik.


Perjalanan Safaruddin menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Dari atas motor keliling, kemudian membangun lapak sederhana, hingga akhirnya memiliki dua toko, semuanya ditempuh melalui proses panjang dan konsistensi.


Kisah tersebut juga menunjukkan pentingnya membangun kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin. Sinergi antara semangat berusaha dan kemitraan bersama lembaga keuangan syariah seperti BMT NU menjadi bagian dari ikhtiar Safaruddin dalam mengembangkan usahanya.


Perjalanan Roxyden masih terus berlanjut. Dengan semangat pantang menyerah dan komitmen untuk terus berkembang, Safaruddin berharap usahanya semakin maju, mampu membuka lebih banyak peluang, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.


Kisah Safaruddin menjadi inspirasi bahwa kesuksesan besar dapat berawal dari langkah sederhana. Selama ada kemauan untuk berusaha, disiplin dalam mengelola keuangan, dan konsisten menjalani proses, impian untuk memiliki usaha yang berkembang bukanlah sesuatu yang mustahil.


Bagikan:

Berita Lainnya