Diklat Bina Usaha BMT NU Jatim Jadi Titik Peningkatan Usaha Aminuddin

Jember - Semangat belajar dan keinginan untuk terus berkembang menjadi kunci sukses bagi Aminuddin Asya'rony (26), pelaku usaha tempe dan aneka cemilan asal Kertosari, Pakusari, Jember. Pria yang telah menjadi anggota KSPP Syariah BMT Nuansa Umat Jawa Timur Cabang Sumbersari sejak tahun 2015 ini mengaku banyak merasakan manfaat setelah mengikuti Diklat Bina Usaha yang diselenggarakan oleh BMT NU Jawa Timur di salah satu hotel di Surabaya.
Aminuddin menuturkan, keikutsertaannya dalam diklat berawal dari undangan yang diterimanya. Namun di balik itu, ia juga memiliki keinginan besar untuk mengembangkan usaha rumahan yang selama ini dijalankan bersama keluarga.
“Awalnya karena mendapat undangan, tetapi saya juga memang ingin mengembangkan usaha yang ada di rumah agar lebih maju,” ungkapnya.
Kesan positif yang dirasakan Aminuddin saat pertama mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa senang karena dapat bertemu dengan narasumber profesional sekaligus para pelaku UMKM sukses yang memberikan banyak motivasi dan pengalaman berharga.
Selama mengikuti Diklat Bina Usaha, Aminuddin memperoleh berbagai materi penting, mulai dari teknik pengemasan produk, strategi pemasaran online maupun offline, sanitasi air bersih, hingga amalan-amalan agar usaha berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Menurutnya, ilmu yang didapatkan dari diklat membawa perubahan nyata terhadap usahanya. Jika sebelumnya usaha hanya berjalan dengan model pengemasan sederhana, kini ia mulai melakukan berbagai inovasi baru baik dari segi produk maupun pengelolaan usaha.
“Setelah mengikuti diklat, usaha saya berkembang. Selain tempe dan cemilan, sekarang juga ada usaha baru seperti kerupuk, keripik pisang, pentol bakso, dan kacang goreng,” jelasnya.
Tak hanya dari sisi produk, Aminuddin juga mengaku mengalami peningkatan dalam manajemen usaha dan pendapatan. Ia menilai peran BMT NU Jawa Timur tidak hanya sebatas memberikan pelatihan, tetapi juga terus memberikan dukungan dan semangat bagi para anggota pelaku UMKM.
Bagi Aminuddin, pelatihan usaha sangat penting, terutama bagi pelaku UMKM yang ingin berkembang namun memiliki